|
|
|
|
Minggu, 15 Juli 2012
Tampilan Google, Yahoo, & FB Yang Jadul
Great Blue Hole
The
Great Blue Hole is a large underwater sinkhole off of the coast of
Belize. It lies near the center of Lighthouse Reef, a small atoll 45
miles from the mainland and Belize City. The hole is circular in shape,
over 1,000 feet across and 400 feet deep. It was formed as a limestone
cave system during the last ice age when sea levels were much lower. As
the ocean began to rise again the caves flooded, and the roof collapsed.
On-shore
caves of similar formation, as large collapsed sinkholes, are well
known in Belize.This site was made famous by Jacques-Yves Cousteau who
declared it one of the top ten scuba diving sites in the world. In 1971,
he brought his ship, the Calypso, to the hole to chart its depths.
Investigations
by this expedition confirmed the hole’s origin as typical Karst
limestone formations, formed before rises in sea level in at least four
stages, leaving ledges at depths of 70, 160 and 300 feet.
Source: http://bored-bored.com/articles-and-stories/great-blue-hole/
10 Fenomena Penuh Misteri di Luar Angkasa
1. Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata
galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih
mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi
Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.
Credit: F. Summers/C. Mihos/L. Hemquist
2. Quasar
Quasar
tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini
melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang
digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar
sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273,
yang dipotret pada 1979.
Credit: NASA-MSFC
3. Materi Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter)
merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan
dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya
bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.
Credit: Andrey Kravtsov
4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang
gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh
teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam
kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap
dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti
bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.
Credit: Henze/NASA
5. Energi Vakum
Fisika
Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang
kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang
secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang
menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu,
berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang
membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang
benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.
Credit: NASA-JSC-ES&IA
6. Mini Black Hole
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes
tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti
atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini
merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu
dengan cara yang berbeda.
Credit: NASA-MSFC
7. Neutrino
Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan
yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.
yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.
Credit: Jeff Miller/NSF/U. of Wisconsin-Madison
8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Hingga
awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri.
Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200
ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi
kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya
percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan
beberapa dunia seperti di bumi.
Credit: ESO
9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi
ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa
radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali
dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di
seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari
kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).
Credit: NASA/WMAP Science Team
10. Antimateri
Seperti
sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai
versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri.
Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun
antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri
akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan
dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa
desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.
Sumber: http://www.klubsains.com/top-10-fenomena-penuh-misteri-di-luar-angkasa.htmKumpulan Manusia Kembar Tapi Bukan Kandung
Ronaldo && Edwin
Mark Wahlberg && Matt Dammon
AA Gym && AA Jimmi
Teuku Wisnu && Yossi Project Pop
Ariel Peterpan && Rizki The Titans && Baim Wong
Agnes Monica && Tika AFI
[IMG]Mey Chan RATU && Gisella Indonesian IDOL[/IMG]
Ronaldikin && Ronaldinho
KIPLI && Ronaldinho jr. (ronaldinho waktu masi bocah)
Luna Maya && Mischa Barton
Djibril Cisse && Kofi Annan
Mark Westlife && Robin van Persie (Belanda)
Indro Warkop && BIG Show
Amien Rais && Andriy shevchenko
Din Syamsudin (Politisi) && Carlo Ancelotti
Dian Sastro (lagi) && Oscar Lawalata
Tamara Bleszynski && Claire Danes
Duncan James (personil BLUE) && Brad Pitt
Demi Moore && Salma Hayek
Vin Diesel && Chris Daughtry (American IDOL)
Afgan && Jonathan Mulya
Jeremy Thomas && Luis Figo
Presiden SBY && Nobita's Father
Wulan Guritno && Javier Zanetti && Julio Cruz
Acha Septriasa && Joanna Alexa
Tora Sudiro && Akira Jimbo
Sumber: http://www.indonesiaindonesia.com/f/34889-kumpulan-manusia-kembar-kandung/
Langganan:
Postingan (Atom)